rss

Monday, November 9, 2009

Ari Muladi akan Dibela 50 Pengacara

Ari Muladi menjadi saksi kunci kasus dalam kasus dugaan suap terhadap Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Untuk proses perlindungan dan pembelaan, ada 50 orang pengacara yang siap mendampinginya.

"Advokat yang bergabung sementara ini berjumlah kurang lebih 50 orang," ujar koordinator tim pembela Sugeng Teguh Santoso kepada detikcom, Minggu (8/11/2009).

Menurut Sugeng, tim tersebut bernama Tim Pembela Suara Rakyat Anti Kriminalisasi untuk mendampingi dan membela Ari Muladi. Beberapa anggota yang tergabung adalah Petrus Selestinus, Dwi Ria Latifa, Saor Siagian, Yanuar Prawira Wasesa, Carel Ticoalu, Pilipus Tarigan, dan Daniel Tonapa Masiku.

Sugeng juga menambahkan, Ari akan kembali diperiksa hari ini oleh Mabes Polri. Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus Chandra dan Bibit.

Sebelumnya, Ari juga sudah meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Namun, hingga hari ini belum ada keputusan terkait perlindungan bagi pria berkumis ini.

Ari merupakan saksi kunci dalam kasus dugaan penyuapan terhadap pimpinan KPK. Ari mengaku diperintah oleh Anggodo Widjojo adik buronan KPK Anggoro Widjojo untuk menyerahkan sejumlah uang kepada pimpinan KPK.

Awalnya Ari dalam pemeriksaan mengaku telah menyerahkan uang tersebut langsung kepada pimpinan KPK. Namun belakangan keterangan tersebut dicabut dan mengaku kalau uang tidak serahkan secara langsung tetapi melalui perantara Yulianto.

Penyerahan uang kepada Yulianto dilakukan melalui tiga tahap pertama diberikan sekitar bulan Juli atau agustus 2008 di Bakoel Koffie, Apartemen Bellagio sebesar Rp 3,750 miliar, tahap kedua diserahkan di depan Lobi Bellagio, sedangkan tahap ketiga penyerahannya dilakukan di sekitar Jl Denpasar Raya, tepatnya di Wisma Karya , Trattoria Cafe sejumlah Rp 1 miliar.

0 comments:


Post a Comment